Happy Ied Fitr everyone...I know...I know...I say it earlier than should be. I said it early because I know that in that day, I must be very busy so I can't even post anything in this blog. It must be a hectic day. Keke...
Anyways, since Lebaran is coming through, I'll post something that related to this season. Actually, in my calender, Lebaran should be tomorrow. But, in the fact, Lebaran will be the day after tomorrow. Well, there's a reason why Lebaran is delayed until the day after tomorrow. In Islamic Calender, Ied Fitr coincides with 1 Syawal. But, how do we determine 1 Syawal? Well, this is the critical point.
Keke, I've found a good read article lately...Here you go. Read it. So, you can pull out your own conclusions about Ied Fitr. And yes! Ied Fitr is different than another feast...To determine it, required some difficult efforts. We can't arbitrarily determine on which day Ied Fitr should be celebrated.
Ah, and there are some opinions about fasting in the 'day-which-some-people-believe-is-Ied-Fitr'...maybe you'll ask, "jadi, besok gue puasa atau nggak ya? kan lebarannya lusa tapi besok udah ada yang lebaran" or maybe "besok haram nggak yah puasa? soalnya nggak yakin kapan tepatnya 1 syawal tiba" or even "daripada haram, mendingan besok nggak usah puasa. nggak apa-apa bolong satu daripada haram". Well, guys, those all are opinions. You don't have to take it as what it should be. Just do as you pleased. Do as you believed. Oh, I've found good answer from one of my friends, he said, "Kalo yakin 1 Syawalnya rabu ya besok gak haram puasa, malah wajib karena masih 30 Ramadhan. Kalo yakin 1 Syawal besok baru haram utk puasa."
So, if you, guys, believe that Ied Fitr will be held on Tuesday, you may not fast on that day because tomorrow is 1 Syawal (based on what you believe), but If you believe that Wednesday is 1 Syawal, you have to fast tomorrow because tomorrow still Ramadhan 30th (still, based on what you believe). See? It's all about faith...
Anyhow, hope it may be useful for you all folks...Happy Ied Fitr everyone...Bye bye Ramadhan and Welcome Syawal! Please, forgive me for every mistakes I've made. Minal Aidin Wal Faidzin...Amin...
Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts
Monday, August 29, 2011
Sunday, August 21, 2011
Cookies
Today I made these cookies. I don't have any purposes why I made these cookies. I just wanna fill my spare time. Keke...Well, since I made it, I'll share to y'all how to make it. Easy. Simple. You don't have to prepare difficult ingredients 'cause you can purchase it from any markets. The ingredients are easy to find. Seriously...*and I'll explain it in bahasa. so don't worry :)
Bahan-bahan:
150 g margarin
75 g gula halus
20 g moccachino/chocolate powder
1 btr telur ayam
175 g tepung terigu rendah protein
15 g tepung maizena
pelengkap:
suka-suka (you can use chocochips, meises, oreo, cococrunch, etc)
Cara membuat: *i'll share it with picts ;)
1. Kocok margarin, gula halus, bubuk cokelat atau mocca, dan telur dengan mixer selama 30 detik saja.
2. Tambahkan terigu dan maizena ke dalam adonan, aduk hingga rata
3. cetak dengan menggunakan sendok teh diatas loyang yang telah dioles margarin
4. tambahkan bahan pelengkap sesuai dengan selera
5. panggang didalam oven dengan suhu 150 C selama 25 menit atau dengan oven menggunakan api sedang selama 30 menit.
6. voila! jadi...hidangkan setelah agak dingin dan mengeras...:)
so, what do you think? looks delicious, eh? well then, have a great trial...fighting!
p.s.: thanks to my darla, Ari Sulistyani, who shared this recipe to me. love ya! :*
Bahan-bahan:
150 g margarin
75 g gula halus
20 g moccachino/chocolate powder
1 btr telur ayam
175 g tepung terigu rendah protein
15 g tepung maizena
pelengkap:
suka-suka (you can use chocochips, meises, oreo, cococrunch, etc)
Cara membuat: *i'll share it with picts ;)
1. Kocok margarin, gula halus, bubuk cokelat atau mocca, dan telur dengan mixer selama 30 detik saja.
2. Tambahkan terigu dan maizena ke dalam adonan, aduk hingga rata
3. cetak dengan menggunakan sendok teh diatas loyang yang telah dioles margarin
4. tambahkan bahan pelengkap sesuai dengan selera
5. panggang didalam oven dengan suhu 150 C selama 25 menit atau dengan oven menggunakan api sedang selama 30 menit.
6. voila! jadi...hidangkan setelah agak dingin dan mengeras...:)
so, what do you think? looks delicious, eh? well then, have a great trial...fighting!
p.s.: thanks to my darla, Ari Sulistyani, who shared this recipe to me. love ya! :*
Mom's words
"Don't ask Allah SWT to lighten your hard problems, but ask Allah SWT to make you stronger so you can pull down those big matters." -mom and other people-
New Look
Since I can't slept last night, I try to recreate my blog. Well, and it turns into this. What do you, guys, think? Is it sweet? I made this based on my heart feel. This blog seems more feminine than before, right?
![]() |
| my blog's new look |
I just wanna let you all know that I'd try a lot, spread my efforts a lot, to change my image in front of people. I just wanna leave my old me. But, just like my mother said (which she always say over and over and over and over again), "Past...memories...are something that cannot be change and forget 'cause those all are your life...it is a part of your life that cannot be erase..."
Oh, mom...you always say such a thing. Tiny little words but big massive huge effects for my life.
Besides, since my holiday ends next month (which can makes me very very very bored with this kind of activities) I wanna make my day full of arts, photos, and social activities. Well, today's such a lazy day for me. I'm too lazy to tidy up my room, go to my bathroom to take a shower, I'm too tired to wake up in the morning or even to get up from my bed and leave my pillow...
Btw, I haven't said that this month is Ramadhan. and not long to go, Lebaran will come! Happy fasting for y'all...(actually, since I have my period, I'm not fasting today)
Tuesday, January 18, 2011
idealism
hal paling sulit untuk dihadapi dan sering kali membunuh adalah mempertahankan idealisme...
Monday, January 17, 2011
another mother-daughter's time
ahoy!
pagi ini, sekali lagi, adalah grey morning buat saya. berakhir dengan saya yang tidak bisa jauh dari mama...mama ngejemur, saya ikut membantu; mama masak, saya ikut masak; mama nyuci motor, saya ikut membantu...
kegiatan mother-daughter's time ini nggak luput dari acara bincang-bincang ringan. banyak hal yang saya syukuri dengan perbincangan ini. another inspiration words came out from my mom..."kejujuran itu adalah mata uang yang berlaku dimanapun kamu berada"
it such a deep deeeeppp deeeeeeppppppp words. saya termenung...mama melanjutkan perbincangan.
"sekali kamu berbohong, kamu akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan kamu yang lainnya"
mama memang selalu menjadi inspirasi hidup saya. perbincangan terus berlanjut. tidak banyak yang keluar dari bibir saya. lebih banyak mama yang bercerita. mama juga bercerita sedikit bagaimana kehidupan mama dulu ketika saya kecil. dan bagaimana keadaan papa diawal pernikahannya dengan mama...banyak banget perbedaan dari sekarang. saya yakin, sekarang papa lebih baik. jauh jauuuhhh lebih baik walau terkadang masih ada sifat lamanya yang susah diubah.
anyway, i enjoyed this mother-daughter's time. i always enjoy it.
pagi ini, sekali lagi, adalah grey morning buat saya. berakhir dengan saya yang tidak bisa jauh dari mama...mama ngejemur, saya ikut membantu; mama masak, saya ikut masak; mama nyuci motor, saya ikut membantu...
kegiatan mother-daughter's time ini nggak luput dari acara bincang-bincang ringan. banyak hal yang saya syukuri dengan perbincangan ini. another inspiration words came out from my mom..."kejujuran itu adalah mata uang yang berlaku dimanapun kamu berada"
it such a deep deeeeppp deeeeeeppppppp words. saya termenung...mama melanjutkan perbincangan.
"sekali kamu berbohong, kamu akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan kamu yang lainnya"
mama memang selalu menjadi inspirasi hidup saya. perbincangan terus berlanjut. tidak banyak yang keluar dari bibir saya. lebih banyak mama yang bercerita. mama juga bercerita sedikit bagaimana kehidupan mama dulu ketika saya kecil. dan bagaimana keadaan papa diawal pernikahannya dengan mama...banyak banget perbedaan dari sekarang. saya yakin, sekarang papa lebih baik. jauh jauuuhhh lebih baik walau terkadang masih ada sifat lamanya yang susah diubah.
anyway, i enjoyed this mother-daughter's time. i always enjoy it.
Tuesday, January 11, 2011
university of life
Semester lalu, salah satu dosen favorit saya berkata, "jangan percaya sama nilai ujian, karena anda tidak akan hidup hanya dengan menjawab nilai-nilai ujian..."
membuat saya, yang tadinya mengantuk ngantuk, jadi tergugah dengan kata-katanya.
"saya juga bukan dosen yang akan menguji kalian dengan soal-soal ujian.", lanjutnya, dan bersamaan dengan kata-katanya itu hati saja berlonjak kegirangan, jadi nggak akan ada ujian untuk mata kuliah ini. begitu pikir saya.
Namun, kata-kata beliau berikutnya malah menyurutkan rasa kegirangan saya dan memacu adrenalin saya untuk bertindak sesuai dengan maksud dari perkataannya. beliau berkata, "karena diluar sana, anda akan dihadapkan dengan kenyataan yang lebih kompleks dari sekedar soal-soal ujian. anda akan memasuki universitas yang lebih besar dari sekedar Universitas Indonesia...anda akan memasuki University of Life."
Begitulah beliau menginspirasi saya untuk dapat membaur dengan masyarakat luas, untuk berani mengambil resiko, untuk selalu mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang terjadi...untuk siap berkompetisi di dunia luar...
dosen saya itu, mengingatkan saya pada salah satu guru matematika di SMA dan di SMP yang punya talenta yang sama, yakni MENGINSPIRASI MURID-MURIDNYA.
Dan memang benar apa yang dikatakan dosen saya, bahwa nilai ujian tidak membuktikan kemampuan kita. bahwa kita akan dihadapkan oleh kenyataan hidup yang lebih kompleks dari sekedar menjawab pertanyaan pertanyaan ujian. karena setelah lulus kuliah nanti, kita akan dihadapkan dengan UNIVERSITY OF LIFE.
membuat saya, yang tadinya mengantuk ngantuk, jadi tergugah dengan kata-katanya.
"saya juga bukan dosen yang akan menguji kalian dengan soal-soal ujian.", lanjutnya, dan bersamaan dengan kata-katanya itu hati saja berlonjak kegirangan, jadi nggak akan ada ujian untuk mata kuliah ini. begitu pikir saya.
Namun, kata-kata beliau berikutnya malah menyurutkan rasa kegirangan saya dan memacu adrenalin saya untuk bertindak sesuai dengan maksud dari perkataannya. beliau berkata, "karena diluar sana, anda akan dihadapkan dengan kenyataan yang lebih kompleks dari sekedar soal-soal ujian. anda akan memasuki universitas yang lebih besar dari sekedar Universitas Indonesia...anda akan memasuki University of Life."
Begitulah beliau menginspirasi saya untuk dapat membaur dengan masyarakat luas, untuk berani mengambil resiko, untuk selalu mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang terjadi...untuk siap berkompetisi di dunia luar...
dosen saya itu, mengingatkan saya pada salah satu guru matematika di SMA dan di SMP yang punya talenta yang sama, yakni MENGINSPIRASI MURID-MURIDNYA.
Dan memang benar apa yang dikatakan dosen saya, bahwa nilai ujian tidak membuktikan kemampuan kita. bahwa kita akan dihadapkan oleh kenyataan hidup yang lebih kompleks dari sekedar menjawab pertanyaan pertanyaan ujian. karena setelah lulus kuliah nanti, kita akan dihadapkan dengan UNIVERSITY OF LIFE.
Saturday, January 8, 2011
right bus
yang saya suka ketika balik ke depok naik bus adalah duduk di sebelah jendela...
saya suka melihat "how things come and go" dari balik jendela. membuat saya berpikir banyak sekali hal yang telah saya lewati dan yang akan saya temui...
duduk di bus seorang diri dalam perjalanan pulang memberikan sedikit waktu untuk saya berpikir...tidak seperti kebanyakan penumpang bus yang langsung terlelap begitu bus melaju, saya lebih suka memandang keluar jendela dan berpikir...
melihat pepohonan, gedung-gedung, kendaraan, rumah rumah, orang orang yang nampak seperti berjalan mundur, datang dan pergi, memperlihatkan pemandangan yang kabur...padahal kenyataannya saya lah yang sedang dalam perjalanan...dan semua itu membuat saya berpikir, "begitulah hidup"
ada yang datang dan ada yang pergi...terlihat bahwa semua berubah...dunia berubah...kenyataannya adalah kita yang melaju, kita yang berubah. kita yang membawa perubahan. dan memang kitalah yang harusnya membawa perubahan...not in bad way...but in a good way, of course..menjadikan yang buruk menjadi baik, yang baik agar lebih baik...
well, saya hanya belum berani melebarkan sayap...saya hanya masih takut untuk mengubah banyak hal karena saya sudah terlalu nyaman dengan kondisi ini...
padahal yang saya perlukan hanyalah menaiki bus yang sesuai dengan tujuan sehingga kita sampai pada tujuan yang kita inginkan. ketika kita naik bus yang salah, kita hanya perlu turun dan ask direction...
tapi kadang hidup tidak semudah naik bus...:)
saya suka melihat "how things come and go" dari balik jendela. membuat saya berpikir banyak sekali hal yang telah saya lewati dan yang akan saya temui...
duduk di bus seorang diri dalam perjalanan pulang memberikan sedikit waktu untuk saya berpikir...tidak seperti kebanyakan penumpang bus yang langsung terlelap begitu bus melaju, saya lebih suka memandang keluar jendela dan berpikir...
melihat pepohonan, gedung-gedung, kendaraan, rumah rumah, orang orang yang nampak seperti berjalan mundur, datang dan pergi, memperlihatkan pemandangan yang kabur...padahal kenyataannya saya lah yang sedang dalam perjalanan...dan semua itu membuat saya berpikir, "begitulah hidup"
ada yang datang dan ada yang pergi...terlihat bahwa semua berubah...dunia berubah...kenyataannya adalah kita yang melaju, kita yang berubah. kita yang membawa perubahan. dan memang kitalah yang harusnya membawa perubahan...not in bad way...but in a good way, of course..menjadikan yang buruk menjadi baik, yang baik agar lebih baik...
well, saya hanya belum berani melebarkan sayap...saya hanya masih takut untuk mengubah banyak hal karena saya sudah terlalu nyaman dengan kondisi ini...
padahal yang saya perlukan hanyalah menaiki bus yang sesuai dengan tujuan sehingga kita sampai pada tujuan yang kita inginkan. ketika kita naik bus yang salah, kita hanya perlu turun dan ask direction...
tapi kadang hidup tidak semudah naik bus...:)
Subscribe to:
Posts (Atom)
